LAPORAN TUGAS AKHIR
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY
“R” DARI MASA HAMIL SAMPAI DENGAN MASA NIFAS DAN KB DI BPM MAITIYAH,
SST
KECAMATAN KADUR KABUPATEN
PAMEKASAN
OLEH :
YANTI
NPM. 2013.06.01.0.0010
PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN
UNIVERSITAS ISLAM MADURA
2016
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Pelayanan kesehatan maternal
merupakan salah satu unsur penentu status kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk
ibu selama masa kehamilannya, dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan
antenatal yang ditetapkan dalam standar pelayanan kebidanan. Pelayanan
antenatal merupakan upaya untuk menjaga kesehatan ibu pada masa kehamilan,
sekaligus upaya menurunkan angka kesakitan dan angka kematian ibu. Pelayanan
antenatal sesuai standar meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik (umum dan
kebidanan), pemeriksaan laboratorium atas indikasi, serta intervensi dasar dan
khusus(Saifuddin, 2009).
Hasil survey demografi dan
kesehatan 2012 menunjukkan tingkat kematian ibu meningkat tajam dibanding survey
yang di lakukan 2007 silam. Hasil estimasi pada 2012, AKI mencapai 359 kematian
per 100.000 kelahiran hidup di bandingkan dengan kondisi pada 2007, sebesar 228
kematian per 100.000 kelahiran hidup. Hasil perhitungan dengan menggunakan
hasil SP-2010, AKI secara nasional menjadi lebih rendah, yakni hanya sebesar
259 kematian per 100.000 kelahiran hidup.
Faktor penyebab kematian ibu
di bagi menjadi 2 yaitu, faktor penyebab langsung dan tidak langsung, faktor
penyebab langsung di indonesia masih di dominasi oleh perdarahan, eklamsi, dan
infeksi. Sedangkan faktor tidak langsung penyebab kematian ibu karena karena
masih banyaknya kasus 3 terlambat dan 4 terlalu. Penyebab langsung kematian ibu
di indonesia adalah perdarahan 28%, eklamsia 24%, infeksi 11%, partus lama 5%
dan lain-lain 27%, yang di dalam terdapat juga penyulit pada masa persalinan (
departemen kesehatan RI 2010)
Jika AKI
meningkat akan berdampak pada angka kematian bayi karena anak yang ditinggal
oleh ibunya kesejahteraan hidup bayi ataupun anak kurang baik dan tidak
terpantau sebagaimana ibu yang merawatnya.
Guna
menurunkan angka kematian ibu yang masih cukup tinggi, salah satu upaya yaitu
meningkatkan mutu pelayanan bidan melalui standarisasi bidan praktek swasta
(BPS). Peningkatan peran dan kompetinsi bidan menurunkan angka kematian ibu.
Ibu hamil diharapkan dapat dengan mudah mengakses pelayanan yang aman. Dengan
cara seperti, diharapkan angka kematian ibu bisa di tekan. Sementara itu untuk
membuat persalinan yang aman harus melibatkan seluruh komponen, salah satunya
meningkatkan peran dan kompetensi bidan.
1.2 Pembatasan Masalah
Berdasarkan ruang lingkup
asuhan kebidanan, sasaran pelayanan bidan meliputi kehamilan trimester III,
Persalinan, masa nifas, BBL, Neonatus, Anak, Balita, dan KB. Pada LTA ini
dibatasi hanya asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III, ibu melahirkan,
masa nifas, BBL/Neonatus dan KB secara continuity of care.
1.3 Tujuan Penyusunan LTA
1.3.1 Tujuan Umum
Diharapkan mahasiswa mampu menerapkan asuhan kebidanan
yang komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir sesuai dengan standart asuhan
dan dengan pendekatan menegemen kebidanan.
1.3.2 Tujuan khusus
a. Mampu melaksanakan pengkajian
pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan, nifas ,bayi baru lahir dan keluarga
berencana.
b. Mampu menetapkan diagnosa, masalah dan kebutuhan ibu dalam masa
kehamilan, persalinan, nifas ,bayi baru lahir dan kelurga berencana.
c. Mampu menetapkan identifikasi potensial dan
masalah potensial yang terjadi pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan, nifas
,bayi baru lahir dan keluarga berencana.
d. Mampu merencanakan asuhan kebidanan yang akan
diberikan pada masa kehamilan, persalinan, nifas ,bayi baru lahir dan kelurga
berencana .
e. Mampu melaksanakan evaluasi hasil asuhan pada
ibu dan dalam masa kehamilan, persalinan, nifas , bayi baru dan kelurga
berencana.
f. Mampu mendokumentasikan hasil
asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas ,bayi baru lahir dan keluarga
berencana dengan metode Subjektif, Objektif, Analisa, Penatalaksanaan (SOAP).
1.4 Ruang Lingkup
1.4.1 Sasaran
Ibu hamil yang
bersedia diberikan asuhan secara komprehensif mulai sejak
hamil, proses melahirkan.dan masa nifas hingga pemilihan alat kontrasepsi.
1.4.2 Tempat
Lokasi yang dipilih untuk memberikan asuhan pada ibu adalah di BPM Maitiyah ,SST
di wilayah kerja puskesmas Kadur.
1.4.3 Waktu
Waktu yang
diperlukan dalam penyusunan ini mulai dari penyusunan proposal sampai sampai
membentuk Laporan Tugas Akhir Kebidanan yaitu dimulai pada tanggal 28 Desember
2015 s/d 07 Mei 2016.
1.5 Manfaat
1.5.1 Manfaat bagi
institusi
Sebagai bahan
dokumentasi, bahan perbandingan dan evaluasi dalam pelaksanaan program studi
selanjutnya.
1.5.2 Manfaat bagi
responden
Dapat lebih
mengetahui dan lebih paham akan status kesehatannnya pada masa kehamilan,
persalinan, nifas maupun saat perawatan bayi baru lahir, dan pelaksanaan
program KB.
1.5.3 Manfaat bagi tempat
penelitian
Dapat meningkatkan
mutu pelayanan terutama bagi ibu hamil, persalinan, nifas, penanganan BBL dan
KB.
1.5.4 Manfaat bagi penulis
Yang mau minta lanjutannya Email saja.......
