PROPOSAL
PERANCANGAN APLIKASI EDUKASI “SMART BRAIN KIDS” BERBASIS
ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI
OLEH:
2010.02.01.0.0022
MAHRUS ALI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM MADURA
2014
ABSTRAK
Perangkat mobile dan tablet saat ini didominasi oleh sistem
operasi android. Pengguna Android dapat memaksimalkan fungsi dan kinerja ponsel
dan tablet dengan berbagai aplikasi. Aplikasi yang beredar saat ini, sebagian
besar didominasi oleh aplikasi yang diperuntukkan untuk orang dewasa, sementara
aplikasi yang berguna dan ditujukan untuk anak usia dini masih relatif kecil
Aplikasi pendidikan berbasis android otak anak-anak cerdas
merupakan media pembelajaran bagi anak-anak. Aplikasi ini membantu orang tua dalam
mendidik anak-anak mereka belajar mengenali gambar, angka, huruf, dan berlatih
menulis.
Aplikasi pendidikan berbasis android pintar otak anak-anak
dapat berjalan pada ponsel yang mendukung OS Android minimal versi 2.2 (froyo),
dan bisa tampil sempurna pada layar dengan resolusi layar perangkat android
kepadatan sedang.
Kata kunci: aplikasi pendidikan, anak usia dini, android,
belajar, cerdas anak-anak otak
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
masalah
Seiring dengan berkembangnya teknologi, media komunikasi dan
informasi semakin banyak memberikan kemudahan terhadap pengguna untuk saling
berinteraksi dan memudahkan dalam segala hal. Handphone atau
yang biasa dikenal dengan ponsel merupakan salah satu wujud dari perkembangan
teknologi yang dapat mempersempit ruang dan waktu. Kini ponsel tidak hanya
menjadi alat komunikasi saja akan tetapi sudah menjadi sarana hiburan dan juga
gaya hidup.
Menurut International Data Corporation (IDC),
Android menguasai pasar dengan jumlah penjualan mencapai 68,1% selanjutnya iOS
16,9%, Blackberry 4,8%, Symbian 4,4%, Windows Phone 7/Windows Mobile 3,5%, dan
sisanya 2,4% untuk yang lainnya, survei tersebut diambil pada kuartal kedua
tahun 2012. Para pengguna android dapat memaksimalkan fungsi
dan performa dari ponsel maupun tabletnya dengan berbagai macam aplikasi.
Aplikasi yang banyak beredar saat ini didominasi oleh aplikasi yang
diperuntukkan kepada orang dewasa, sedangkan aplikasi yang bermanfaat dan
ditujukan khusus untuk anak usia dini masih tergolong sedikit, dan materi
edukasinya masih terbatas.
Sekarang ini sudah ada pendidikan khusus seperti PAUD yang
bertujuan agar anak-anak usia dini bisa belajar lebih awal sebelum masuk
pendidikan Taman Kanak-kanak (TK). Namun peran orang tuapun juga sangat penting
dalam hal pendidikan anak, terlebih lagi pada era yang sudah serba digital
seperti ini orang tuapun juga bisa memulai mengenalkan pada putra putrinya
tentang teknologi yang ada saat ini. Karena sebenarnya dengan bantuan teknologi
ini orang tua justru dimudahkan dengan adanya media-media pembelajaran khusus
bagi anak-anak usia dini yang dikemas dalam bentuk software atau
aplikasi.
Untuk itu, pada kesempatan ini penulis mengambil perancangan
aplikasi edukasi smart brain kids berbasis android sebagai
media pembelajaran untuk anak usia dini. Aplikasi tersebut membantu orang tua
dalam mendidik anak dalam belajar mengenali gambar, angka, huruf serta untuk
latihan menulis.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang penulis uraikan di
atas, maka ada beberapa masalah yang penulis kemukakan, yaitu Bagaimana merancang sebuah aplikasi
edukasi untuk anak usia dini di smartphone berbasis android.
1.3 Batasan Masalah
Dalam pembangunan aplikasi ini, perlu diberikan beberapa
batasan masalah agar mempermudah saat melakukan perancangan, batasan-batasan
itu antara lain:
1. Aplikasi ini
diutamakan untuk user usia pemula yaitu usia 3-6 tahun, namun secara fungsional
orang tua (dewasa) tetap dilibatkan
2. Aplikasi ini hanya
bisa dijalankan melalui handphone android dan
atau android emulator
1.4 Tujuan
Maksud dari penulisan proposal Tugas Akhir ini adalah untuk
menghadirkan Aplikasi Smart Brain Kids yang bernilai edukasi
melalui media mobile khususnya platform android:
Adapun tujuan dari penulisan proposal skripsi ini adalah:
1. Membangun sebuah
aplikasi Smart Brain Kids
2. Bertujuan bisa membantu orang tua
dalam mendidik anak dalam belajar mengenali gambar, angka, huruf serta mengenal angka.
3. Bertujuan agar
anak-anak usia dini bisa belajar lebih awal sebelum masuk pendidikan Taman
Kanak-kanak (TK)
1.5 Manfaat
Memanfaatkan kemajuan teknologi mobile khususnya platform android yang
sedang populer di masyarakat Indonesia untuk membangun sebuah aplikasi konten.
1.6
Sistematika Penulisan
Sistematika
penulisan ini merupakan gambaran umum mengenai isi dari keseluruhan pembahasan,
yang bertujuan untuk memudahkan pembaca dalam mengikuti alur pembahasan yang
terdapat dalam penulisan makalah skripsi ini. Adapun sistematika penulisan
adalah sebagai berikut :
BAB 1 :
PENDAHULUAN
Berisi tentang
latar belakang Perancangan Aplikasi edukasi “smart brain kids” berbasis android sebagai
media pembelajaran anak usia dini
BAB 2 :
LANDASAN TEORI
Berisi tentang
teori dasar yang mendasari analisis dan penerapan aplikasi Aplikasi
edukasi smart brain kids. Terdapat kutipan dari buku-buku, website,
maupun sumber literatur lainnya yang mendukung penyusunan skripsi ini. Berisi
pula teori-teori khusus yang berhubungan dengan aplikasi smart brain
kids..
BAB 3 :
ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN
Bab ini merupakan
inti dari penelitian, membahas analisis sistem yang sedang berjalan smart
brain kids. Pada bab ini juga disertakan latar belakang, struktur
organisasi, beserta tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Konsep
Dasar Multimedia
Multimedia adalah penggunaan komputer untuk
menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat
bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan
navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan
dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh
dunia game.
2.2 Konsep
Dasar Media Pembelajaran
2.2.1 Pengertian
Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk
menyampaikan pesan pembelajaran. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat
membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan
media dalam pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang
abstrak menjadi lebih konkrit.
2.2.2 Klasifikasi
Media Pembelajaran
Berdasarkan perkembangan yang terjadi, jumlah dan jenis
media pembelajaran yang ada pada saat ini sangat banyak dan bervariasi baik
berupa media yang sengaja dirancang maupun yang tidak dirancang secara khusus
namun dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran.
Klasifikasi media berdasarkan adanya tiga ciri yaitu suara,
bentuk dan gerak diantaranya seperti di bawah ini :
1. Media auto motion visual, yakni
media yang mempunyai suara, ada gerakan dan objek dapat dilihat.
2. Media audio
semi motion, mempunyai suara dan gerakan namun tidak menampilkan suara
gerakan secara untuh.
3. Media motion
visual, yakni media yang mempunyai gambar objek gerak, tapi
mengeluarkan suara seperti film bisu yang bergerak.
2.2.3 Penggunaan
Multimedia dalam Pembelajaran
Pembelajaran berbasis multimedia melibatkan hampir semua
unsur-unsur indera. Penggunaan multimedia dapat mempermudah siswa dalam
belajar, juga waktu yang digunakan lebih efektif dan efisien. Selain itu
pembelajaran dengan menggunakan multimedia akan sangat meningkatkan motivasi
belajar siswa. Dimana dengan motivasi yang meningkat maka prestasipun akan
dapat diraih dengan lebih optimal. Penggunaan multimedia pembelajaran juga akan
mengenalkan sedini mungkin pada siswa akan teknologi.
2.2.4 Langkah
Pembuatan Media Pembelajaran
Perancangan dan pengembangan media pembelajaran menggunakan
model pengembangan perangkat lunak melalui 5 tahap yang meliputi :
1. Analisis kebutuhan
2. Perancangan media
3. Pengembangan Media
4. Pengujian
5. Implementasi
2.3 Android
2.3.1 Pengenalan Android
Android adalah
susunan dari beberapa perangkat lunak (software stack). Stack ini secara
umum meliputi sistem operasi, middleware, dan aplikasi-aplikasi
kunci.6 Android pada awalnya tidak dikembangkan oleh google,
melainkan dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama Android Inc.
Karena google melihat banyaknya user yang online dengan
perangkat mobile, maka google mengira bahwa
perangkat mobile ini memiliki masa depan yang cerah,
sehingga Android Inc diakuisi oleh Google pada tahun 2005. Beberapa
hal penting seputar android :
1. Android adalah sistem
operasi embedded yang sangat bergantung pada kernel linux untuk
layanan-layanan core-nya, tapi Android bukanlah linux
embedded.
2. Penulisan program untuk android menggunakan framework
java, tapi ini bukanlah java. Karena
library standar java seperti Swing tidak didukung. Library
lain seperti timer tidak disarankan, karena sudah diganti dengan library
default dari android, yang dioptimalkan untuk penggunaan di
lingkungan embedded yang terbatas.
3. OS android merupakan
sistem operasi open source, artinya developer bisa melihat
semua source code sistem, termasuk stack radio.
2.3.2 Pengertian
Android
1. Android adalah
sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon
seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan
platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri
untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
2. Salah satu penyebab
mengapa sistem operasi Android begitu gampangnya diterima
pasar dan dengan begitu cepatnya menjadi "raja" adalah karena
kelebihannya sebagai software yang memakai basis kode komputer
yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga
pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Hal tersebut mengakibatkan
banyaknya pengembang software yang berbondong-bondong
mengembangkan aplikasi berbasis Android. Hasilnya, sekarang ini
bila dibandingkan dengan OS yang lainnya untuk perangkat smartphone dan
PC tablet, Android memiliki dukungan aplikasi dan games yang
3. Tentu saja hal tersebut
menyebabkan banyak pengembang piranti lunak yang berbondong-bondong
mengembangkan aplikasinya yang berbasis Android, sehingga saat ini
bila dibanding Os yang lain untuk perangkat handphone dan PC
tablet, Android adalah yang mempunyai dukungan aplikasi dan
game non berbayar terbanyak yang bisa diunduh oleh penggunanya melalui Google
Play.
4. Pada bulan Oktober 2012, ada
sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar
25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play.
5. Sistem operasi Android terus
mengalami perkembangan semenjak resmi dirilis pada 9 Maret 2009. Berikut adalah
urutan pembaruan Android dari waktu ke waktu.
2.3.3 Sejarah
Android
Android pada era sekarang ini memang sudah
dikenal oleh hampir semua kalangan masyarakat di dunia, terlebih lagi di
Indonesia. Bahkan sudah menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat terpisahkan
dari keseharian kita. Sistem Operasi atau yang sering dikenal dengan
istilah Operating System (OS) pada Android ini
sangatlah unik dan mampu memberi kemudahan pada penggunanya, itulah salah satu
faktor mengapa Android menjadi pilihan tiada duanya. Tapi
tahukah anda bagaimana asal muasal Operating System pada Android ini
diciptakan sehingga banyak orang menjadikannya sebagai pilihan terbaik.
Pada dasarnya, Android merupakan salah satu
OS yang berbasiskan Linux, salah satu pesaing berat Microsoft.
Ia sengaja dibuat untuk melengkapi sistem operasi yang ada pada
gadget-gadget touchscreen seperti smartphone dan
tab. Perusahaan Android, Inc. lah yang pertama kali mengembangkan
sistem operasi ini dengan suntikan dana dari Google. Pada tahun
2005, pihak Google akhirnya bersedia membelinya dan kemudian
di tahun 2007 OS ini diluncurkan secara resmi. Telepon genggam pertama yang
memakai sistem operasi Android telah dijual pada tahun 2008
bulan Oktober.
Android, Inc. berdiri di kota Palo Alto, salah
satu kota terkenal di California (USA), tepatnya pada bulan Oktober tahun 2003.
Pendirinya terdiri dari tiga orang yang ahli dalam bidang pengembangan
aplikasi, mereka adalah Andy Rubin, Rich Miner, dan Chris White. Pada mulanya,
mereka mengembangkan Android untuk perangkat elektronik
sejenis kamera digital. Tapi, karena permintaan konsumen terhadap perangkat itu
tidak terlalu banyak, akhirnya mereka mengalihkannya ke ponsel smartphone yang
sudah diketahui besarnya peluang jika dapat diterapkan pada perangkat ini.
Tidak seperti sistem operasi lainnya, OS ini dikembangkan secara diam-diam
meskipun dibuat oleh orang-orang yang ahli dalam pengembangan aplikasi.
Tanggal 17 Agustus 2005 Google mulai
mengakui keberadaan Android dengan membelinya secara penuh dan
menjadikan salah satu produk unggulannya. Salah satu faktor keberhasilan Android sebagai
sistem operasi adalah terbukanya Google terhadap perangkat
lunak yang diperbolehkan masuk (Open Source). Selain
itu, Android juga telah mempunyai komunitas developer aplikasi
tersendiri yang dapat meningkatkan fungsi perangkat seperti game android misalnya
dan mungkin saat ini sudah lebih dari sejuta aplikasi yang bisa dioperasikan
melalui Android, dan Google Play menjadi apps shop
utamanya. Di sana banyak sekali aplikasi yang bisa diunduh secara bebas baik
yang berbayar maupun gratisan.
Pengoperasian Android bekerja dengan adanya
kontak langsung oleh penggunanya, yaitu dengan memberikan sentuhan pada layar,
sentuhan itu akan ditanggapi secara cepat layaknya kita menyentuh di permukaan
air. Bahkan terkadang ada getaran tertentu dari hasil sentuhan itu sebagai
respon yang diberikan oleh OS kepada penggunanya. Giroskop, sensor
proksimitas, serta akselerometer adalah beberapa hardware sebagai
pelengkap OS ini yang mampu merespon tindakan-tindakan user, seperti mengubah
layar menjadi landscape maupun portrait, atau digunakan untuk
menyetir kendaraan pada beberapa permainan tertentu.
Kurang lengkap rasanya saat menelusuri perjalanan sejarah
dari android tanpa mengetahui sudah sejauh mana versi Android terbaru
di rilis hingga saat ini, silahkan baca versi android untuk
jelasnya
2.3.4 Versi
Android
Versi terbaru dari Android yang beredar
saat ini adalah Jelly Bean yang merupakan android versi
4.1. Adapun versi lain yg masih banyak penggunanya adalah versi Ice
Cream Sandwich voice search yang merupakan versi 4.0 dan
versi Gingerbread (2.3). Nama Jelly Bean, Ice Cream Sandwich (ICS),
dan Gingerbread mungkin tidak terlalu asing. Namun tahukah anda Nama dan Urutan
lengkap versi Android
Berikut ini adalah Nama dan Urutan Versi Android mulai
dari paling awal sampai saat ini. Adapun Android KitKat tidak
kami masukkan karena belum secara resmi dirilis.
1. Android-1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi
ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, (pencarian
suara),
2. Android-1.5(Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon
seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software
Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa
pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni
kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video
ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon.
3. Android-1.6(Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian
yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol
applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk
memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang
dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine;
kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak
tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
4. Android
versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan
versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google
Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5,
daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan
Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan
investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik
(killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap
pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap
tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik
5. Android Versi 2.2 (Froyo :
Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo)
diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara
lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi
2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google
Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan
aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto
update dalam aplikasi Android Market.
6. Android
Versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3
(Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi
ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan
fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain
ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb,
equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan
kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah
kamera yang lebih dari satu.
7. Android
Versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk
tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar.
User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah
didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor
dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis.
8. Android Versi 4.0 ((ICS : Ice Cream
Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur
Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk
membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan
kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari
email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel
pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.
9. Android
Versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O
lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya
meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI
yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
10. Android Versi 4.4 (KitKat)
Kehadiran android kitkat merupakan
pelucuran produk OS anyar yang dilucurkan pada 4 september 2013, sebelumnya
banyak kabar beredar jikalau android akan meluncurkan OS baru
yang bernama Android Key Lime Pie namun setelah di analalisa
tidak sesuai dengan ejaan orang umum, sehingga namanya diganti dengan OS Android KitKat
yang sebagian besar orang sudah familiar dengan itu seperti yang dilangsing BBC
dalam wawancaranya dengan John Lagerling selaku perwakilan dari google.
2.3.5 Arsitektur Android
Android dibangun dengan menggunakan asas object
oriented, dimana elemen-elemen penyusun sistem operasinya berupa objek
yang dapat kita gunakan kembali/reusable. Agar bisa membuat
aplikasi dengan baik, tentunya kita harus mengetahui arsitektur OS Android beserta
elemen elemennya.
Gambar dibawah
merupakan skema pembagian elemen pada arsitektur Android. Secara
garis besar arsitektur android terdiri dari empat layer komponen, yaitu:
1. Layer
Applications dan Widget
2. Layer
Applications Framework
3. Layer
Libraries
4. Android
RunTime
5. Linux
Kernel
2.3.6 Android
SDK
SDK atau Software Development
Kit adalah aplikasi dari Android yang memungkinkan
pengembang untuk membuat aplikasi untuk platform Android.
SDK Android mencakup sampel proyek dengan source code,
perangkat pengembangan, emulator, dan direktori yang diperlukan
untuk membangun aplikasi Android.
2.3.7 Eclipse IDE (Intergrated Development
Environment)
Aplikasi android di tulis dan dibangun
dengan menggunakan java,ada pula beberapa pilihan Aplication Building
Tools, baik menggunakan Intergrated Development Environment (IDE) atau Command line Interface (CLI). Akan
tetapi Google sangat mendukung Eclipse sebagai
IDE java untuk mendukung aplikasi android dibandingkan dengan
IDE yang lainnya, sebagai buktinya adalah dirilisnya plugin ADT untuk Eclipse.
2.5 Android
Development Tools (ADT )
Android Development Tools (ADT)
adalah plugin untuk Eclipse IDE yang dirancang untuk
memberikan Anda lingkungan yang terintegrasi untuk membangun aplikasi Android.
ADT memperluas kemampuan Eclipse untuk mempermudah anda
mengatur proyek-proyek baru Android, membuat UI aplikasi,
menambahkan komponen berdasarkan Kerangka Android API, debug
aplikasi Anda menggunakan alat SDK Android, dan bahkan
ekspor file APL. File APK untuk mendistribusikan aplikasi
Anda. Pengembangan aplikasi android dalam Eclipse dengan
ADT adalah sangat dianjurkan dan merupakan cara tercepat untuk memulai. Dengan
dipandu setup proyek, serta integrasi alat XML editor,
dan panel ouput debug, ADT memberikan Anda sebuah peningkatan yang luar
biasa dalam mengembangkan aplikasi Android.
2.6 Extensible
Markup Language (XML)
2.6.1 Pengenrtian XML
XML (eXtended Markup Language) adalah bahasa markup
yang digunakan untuk menyimpan data (tidak ada program) dan tidak tergantung
dengan tools tertentu (seperti editor, dbms, compiler, dsb). Jika demikian,
Lalu digunakan untuk apa dokumen XML ini?
XML adalah merupakan suatu bahasa Markup. Markup yaitu
bahasa yang berisikan kode-kode berupa tanda-tanda tertentu dengan aturan
tertentu untuk memformat dokumen teks dengan tag sendiri agar dapat dimengerti.
2.6.2 Sejarah XML
XML didesain oleh sebuah kelompok kerja yang terdiri dari 11
orang. Kelompok tersebut mendapat dukungan dari 150 orang di luar kelompok
tersebut. Pemimpin bidang teknis tim sebelas, James Clark, menyumbangkan elemen
empty “>”, dan nama XML itu sendiri. Nama-nama lain yang sempat diusulkan
antara lain MAGMA (Minimal Architecture for Generalized Markup
Applications), SLIM (Structured Language for Internet Markup), dan
MGML ( Minimal Generalized Markup Language). Pada 10 Februari 1998,
XML 1.0 direkomendasikan secara resmi oleh W3C.XML 1.0 merupakan pencapaian tim
sebelas dalam mendesain markup language untuk tujuan penggunaan di Internet,
yang serba guna, dan kompetibel dengan SGML. Selain itu, XML 1.0 juga mendukung
pengembangan software yang memprosesnya, meminimalisasi
fitur-fitur opsional, terbaca oleh manusia, singkat, padat, dan mudah untuk
ditulis.Sampai artikel ini ditulis, telah dilakukan kali ketiga perbaikan minor
pada XML 1.0 perbaikan kedua menghasilkan XML 1.1, yang kini telah menjalani
satu kali perbaikan. Pada 16 Agustus 2006 yang lalu, XML 1.0 Fourth Edition,
dan XML 1.1 Second Edition dipublikasikan. Keduanya dianggap
sebagai versi terakhir XML yang ada sekarang
2.6.3 Kegunaan XML
XML didesain sebagai solusi interoperabilitas antar software dari
platform yang berbeda. Misalnya software A berjalan diatas
platform Java, ingin berbagi informasi dengan software yang
berjalan di atas platform .NET. software A akan membaca request dari software B
dalam format XML.Atau bisa jadi software A menyediakan
informasi yang sudah dikemas dalam fomat XML, yang dapat dimanfaatkan
oleh software B, C, D, dan seterusnya. Untuk mengakses
informasi dalam format XML ini, digunakan tool yang bersifat web
service. Contoh yang paling sederhana dari interoprabilitas menggunakan
XML ini adalah RSS feed dan aggregator. Saat ini banyak website berita dan blog
yang menyediakan informasi yang dikemas dalam format XML, atau dikenal dengan
nama RSS feed. Website lain atau aplikasi desktop yang disebut dengan
aggregator dapat memanfaatkan informasi ini melalui web service, yakni HTTP,
untuk membaca file XML, dan menampilkannya. XML merupakan markup
language. Namun, berbeda dengan HTML yang memerintahkan web browser
bagaimana menampilkan informasi, XML menandai informasi secara terstruktur
sehingga memudahkan aplikasi lain mengekstrak, dan menggunakannya.Seperti
halnya HTML, XML juga menggunakan tag-tag. Jika tag-tag pada HTML bersifat
baku, tag-tag XML dapat dibuat sendiri, sesuai dengan kebutuhan. Untuk
memudahkan aplikasi membaca tag-tag apa saja yang memuat informasi serta
struktur hirarkinnya, XML 1.0 dilengkapi dengan DTD ( Document Type
Definition) yang terletak pada bagian header file. Untuk menutup kekurangan
pada DTD, XML 1.1 mengganti DTD dengan XSD (XML Schema Definition) yang
lebih powerful dalam menggambarkan struktur file XML.
2.7 Java
2.7.1 Mengenal Java
Java adalah sebuah platform teknologi pemrograman yang
dikembangkan oleh Sun Microsystem. Pertama kali di-release tahun
1991 dengan nama kode Oak. Kemudian tahun 1995 nama kode Oak diganti menjadi
Java. Yang memotivasi Java dibuat adalah untuk membuat sebuah bahasa
pemrograman yang portable dan independent terhadap
platform (platform independent). Java dapat membuat perangkat lunak yang
dapat ditanamkan (embedded) pada berbagai mesin dan peralatan konsumer,
seperti handphone, microwave, remote control, dan lain-lain.
Hal ini kemudian Java memiliki konsep yang disebut write once run
anywhere.
Untuk membangun perangkat lunak menggunakan Java maka
dibutuhkan Java Development Kit (JDK). JDK release pertama tahun 1996 yaitu JDK
1.1 yang diadopsi oleh Netscape. JDK terbaru sekarang
(September-tahun 2004, ketika modul ini ditulis) adalah JDK 1.4.2_3.
2.7.2 Latar Belakang Java
2.7.2.1
Sejarah Singkat JAVA
Pada 1991, sekelompok insinyur Sun dipimpin oleh Patrick
Naughton dan James Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk
perangkat konsumer seperti cable TV Box. Dikarenakan perangkat tersebut tidak
memiliki banyak memori, bahasa harus berukuran kecil dan mengandung kode yang
liat. Juga karena anufaktur-anufaktur berbeda memilih processor yang
berbeda pula, maka bahasa harus bebas dari manufaktur manapun. Proyek diberi
nama kode ”Green”.
Kebutuhan untuk fleksibilitas, kecil, liat dan kode yang
netral terhadap platform mengantar tim mempelajari implementasi
Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth, pencipta bahasa Pascal telah
merancang bahasa portabel yang menghasilkan intermediate code untuk
mesin hipotesis. Mesin ini sering disebut dengan mesin maya (virtual machine).
Kode ini kemudian dapat digunakan di sembarang mesin yang memiliki interpreter.
Proyek Green menggunakan mesin maya untuk mengatasi isu utama
tentang netral terhadap arsitektur mesin.,
Namun dikarenakan nama Oak sendiri merupakan nama bahasa
pemrograman yang telah ada sebelumnya, kemudian SUN menggantinya dengan JAVA.
Nama JAVA sendiri terinspirasi pada saat mereka sedang menikmati
secangkir kopi di sebuah kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah
satu dari mereka menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi.
Akhirnya mereka sepakat untuk memberikan nama bahasa pemrograman tersebut
dengan nama Java.
2.8 Android
Virtual Devices (AVD)
Android Virtual Devices (AVD) adalah konfigurasi
dari emulator sehingga kita dapat menjalankan perangkat Android sesuai
model yang dipilih, misal Android 1.5 atau 2.2. Untuk dapat
menjalankan emulator, Anda harus terlebih dahulu memiliki Android SDK.
Setiap AVD terdiri dari:
1. Sebuah profil
perangkat keras. Anda dapat mengatur opsi untuk menentukan fitur hardware
emulator. Misalnya, Anda dapat menentukan apakah menggunakan perangkat
kamera, apakah menggunakan keyboard QWERTY fisik atau tidak,
berapa banyak memori internal, dan lain-lain.
2. Sebuah pemetaan
versi Android. Anda dapat menentukan versi dari platform Android akan
berjalan pada emulator.
3. Pilihan lainnya. Anda
dapat menentukan skin yang ingin Anda gunakan pada emulator, yang
memungkinkan Anda menentukan dimensi layar, tampilan, dan sebagainya. Anda juga
dapat menentukan SD Card virtual untuk digunakan dengan di emulator.
BAB III
PERANCANGAN SISTEM
3. Analisis
dan Perancangan Sistem
3.1 Analisis
Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem
informasi secara utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk
mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan hambatan yang
terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
3.1.1 Analisis
Kebutuhan Sistem
Analisis kebutuhan sistem merupakan beberapa kebutuhan bahan
dalam sistem yang akan dipergunakan untuk menambah dan membantu jalan proses
pembuatan suatu obyek. Di bagian ini akan dibagi menjadi dua bagian yaitu
analisis kebutuhan fungsional dan analisis kebutuhan non-fungsional.
3.1.1.1 Analisis Kebutuhan Fungsional
Analisis kebutuhan fungsional adalah bagian paparan mengenai
fitur-fitur yang akan dimasukkan ke dalam aplikasi yang akan dibuat. Fitur-fitur
tersebut antara lain sebagai berikut :
a). Pengenalan Huruf
b). Pengenalan Angka
c). Kumpulan
Do’a
d). Kumpulan
Hewan
3.1.1.2 Analisis Kebutuhan Non Fungsional
Analisis kebutuhan non-fungsional adalah bagian yang akan
mendukung jalan proses pembuatan sistem aplikasi smart brain kids.
3.2 Perancangan
Sistem
Rancangan sistem secara umum dilakukan dengan maksud untuk
memberikan gambaran umum tentang sistem yang baru atau sistem yang akan
diusulkan. Rancangan ini mengidentifikasi komponen-komponen sistem informasi
yang dirancang secara rinci.
3.3 Rancangan
Tampilan
3.3.1 Rancangan Main Menu
Di rancangan menu
utama ini ada beberapa Menu yaitu
1. Kumpulan
Do’a
2. Mengenal
Angka
3. Mengenal
Huruf
4. Kumpulan
Hewan
Lebih jelasnya
bisa lihat gambar di bawah ini
BAB IV
IMPLEMENTASI
DAN PEMBAHASAN
4.1 Implementasi
Pada
bab ini akan dibahas mengenai hasil uji coba terhadap aplikasi Smart
Brain Kids yang telah dibuat. Uji coba ini bertujuan untuk mengetahui
apakah aplikasi yang telah dibuat dapat berjalan sebagaimana
mestinya sesuai dengan perancangan yang telah dijelaskan pada bab
III. Selain itu, pada bab ini juga akan dibahas mengenai fitur dan tampilan
yang terdapat di dalam aplikasi Smart Brain Kids.
4.1.1 Menu
Utama
Gambar 4.1
Tampilan Menu Utama
4.1.2 Menu Do’a
Gambar 4.2 Tampilan Menu Do’a
4.1.3 Menu Mengenal
Abjad
Gambar 4.3 Tampilan Menu Abjad
4.1.4 Menu Mengenal
Angka
Gambar 4.4 Tampilan Menu Angka
4.1.5 Menu Mengenal
Hewan
Gambar 4.5 Tampilan Menu Hewan
4.2 Pembahasan
4.2.1 Evaluasi Program
Aplikasi smart
brain kids ini dapat dijalankan dengan baik pada smartphone Android
dengan sistem operasi Android 2.2 (Froyo) maupun Android 4.0.4 (Ice
Cream Sandwich). Selain itu semua fungsi yang terdapat pada aplikasi dapat
berjalan lancar dan berfungsi sebagaimana mestinya.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang diperoleh setelah pengembangan
aplikasi smart brain kids ini adalah :
1. Aplikasi smart brain kids ini
merupakan aplikasi pembelajaran untuk anak usia dini dengan kisaran umur tiga
sampai lima tahun.
2. Aplikasi ini dapat tampil sesuai pada
rancangan jika diaplikasikan pada layar 3 inchi dengan resolusi 320x480pixel.
3. Aplikasi ini dapat diaplikasikan
pada device android dengan minimal sistem
operasi 2.2 (froyo).
5.2 Saran
Setelah membangun aplikasi ini, ada beberapa saran untuk
mengembangkan aplikasi ini selanjutnya.
Pengguna
akan mengalami sedikit masalah saat menggunakan menu tugas tulis huruf, masalah
itu mungkin terjadi saat user menulis huruf sama seperti yang diminta pada
sistem akan tetapi validasi menyatakan tidak cocok. Hal ini terjadi karena saat
perekaman gesture, penulisan huruf dilakukan sekali tekan
tanpa diselingi jeda. Sehingga masalah ini seharusnya mengalami pembenahan, hal
ini diharapkan agar pengguna tidak mengalami kesulitan.
Aplikasi smart
brain kids ini sebaiknya dikembangkan dengan penambahan fitur-fitur
baru yang memungkinkan pengguna semakin tertarik dan nyaman saat menggunakan
aplikasi. Selain itu penambahan materi pembelajaran yang relevan juga dapat
bermanfaat untuk pengetahuan anak.
yang mau source codenya bisa inbox di facebook.com
File Download source code
File Download Cover
File Download Kata Pengantar, Daftar Isi, Abstrak
File Download Bab 1
File Download Bab 2
File Download Bab 3
File Download APK Smart Brind Kids
File Download BONUSSSS

12 Comments
Write Commentsminta source codenya gan biar bermanfaat
Replytolong kirim di email gufly@yahoo.com
Replyaku juga mas minta yaa''
Replyaryopinaryo@gmail.com
aku juga mas minta yaa''
Replyaryopinaryo@gmail.com
mas sy jg minta ya mas.. kirim di email : xsatrya@gmail.com
Replysaya juga mintak mas kirim di email saya muisaxel@gmail.com
Replysaya membutukan mz
Replymas saya minta ya yusfiancrseven@gmail.com
ReplyGan, ane minta source code programnya ya... tolong kirim ke email leezy.rhyme@gmail.com
Replysilahkan kirim email mahrus.teknik@gmail.om
Replygan boleh minta ya gan,,,,ini alamat e-mail saya laode.rahman23@gmail.com
Reply